IHSG Berpotensi Koreksi ke 5.723–5.847, Analis Rekomendasikan Buy on Weakness untuk Emiten Pilihan

- Jumat, 26 Juni 2026 | 05:35 WIB
IHSG Berpotensi Koreksi ke 5.723–5.847, Analis Rekomendasikan Buy on Weakness untuk Emiten Pilihan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih berada dalam tekanan dan berpotensi melanjutkan koreksi pada rentang area 5.723 hingga 5.847. Meski demikian, dalam jangka pendek, penguatan diperkirakan dapat menguji level 6.060 hingga 6.120.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil ditutup menguat 1,96 persen ke posisi 5.999. Penguatan itu disertai munculnya volume pembelian, dan penutupan indeks mampu berada di atas rata-rata pergerakan 20 hari (MA20). Menurut riset MNC Sekuritas yang dirilis Jumat (26/6/2026), posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv].

"Kemarin, IHSG menguat 1,96 persen ke 5.999 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penutupan IHSG pun mampu berada di atas MA20. Posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]," tulis riset MNC Sekuritas.

Untuk level support, IHSG berada di 5.784 dan 5.594, sementara resistance terletak di 6.286 dan 6.459. Sejumlah saham direkomendasikan untuk dicermati dengan strategi buy on weakness.

Saham PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) menguat 5,83 persen ke Rp635, disertai munculnya volume pembelian. Penguatan tersebut mampu berada di atas MA60. Posisi MAPA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (E) dari wave [B]. Rekomendasi buy on weakness diberikan pada rentang Rp595 hingga Rp615, dengan target harga Rp670 dan Rp750, serta stoploss di bawah Rp570.

Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menguat 0,47 persen ke Rp1.065, juga disertai volume pembelian. Posisi MEDC diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C. Rentang buy on weakness direkomendasikan pada Rp980 hingga Rp1.030, dengan target harga Rp1.220 dan Rp1.370, serta stoploss di bawah Rp955.

Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) menguat 2,27 persen ke Rp22.500, meskipun penguatannya masih tertahan oleh MA20. Posisi UNTR diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (4). Rekomendasi buy on weakness diberikan pada rentang Rp21.350 hingga Rp22.075, dengan target harga Rp23.850 dan Rp24.850, serta stoploss di bawah Rp20.875.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menguat 2,97 persen ke Rp1.735, disertai meningkatnya volume pembelian. Penguatan tersebut mampu berada di atas MA60. Posisi UNVR diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave B. Rentang buy on weakness direkomendasikan pada Rp1.685 hingga Rp1.730, dengan target harga Rp1.875 dan Rp2.000, serta stoploss di bawah Rp1.680.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.