Pemerintah Provinsi DKI saat ini masih berfokus pada penyempurnaan layanan transportasi di dalam wilayah DKI. Namun, dalam rencana jangka panjang (5 tahun ke depan), pengembangan justru akan diarahkan ke luar Jakarta. Layanan seperti Mikrotrans atau Jaklingko dinilai akan lebih dibutuhkan di daerah penyangga untuk mendukung mobilitas warga.
Pengembangan TOD Juga Jadi Prioritas
Selain Transjabodetabek, Pramono Anung juga menyoroti pengembangan Transit Oriented Development (TOD). Pengembangan kawasan berbasis transportasi massal ini akan dilakukan oleh dua pihak, yaitu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan MRT Jakarta. Beberapa lokasi yang disebutkan antara lain Blok M, Dukuh Atas, dan Bundaran HI, yang rencananya akan segera dimulai tahun depan.
Daftar 6 Rute Transjabodetabek yang Beroperasi
Hingga saat ini, terdapat enam rute Transjabodetabek yang telah melayani masyarakat, menghubungkan Jakarta dengan daerah penyangga:
- B25: Terminal Bekasi - Dukuh Atas (Jakarta)
- P11: Bogor - Blok M (Jakarta)
- D41: Sawangan - Lebak Bulus (Jakarta)
- T31: PIK 2 - Blok M (Jakarta)
- S61: Alam Sutera - Blok M (Jakarta)
- B41: Vida Bekasi - Cawang (Jakarta)
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral