Jembatan Kabel Listrik di Aceh Barat: Akses Pintas yang Berisiko Tinggi
Warga di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat terpaksa menggunakan jembatan unik yang terbuat dari kabel listrik untuk menghubungkan Desa Canggai dan Desa Keutambang. Meski berbahaya, jembatan tali ini menjadi pilihan utama masyarakat setempat.
Fungsi jembatan ini sangat vital bagi mobilitas warga. Dengan menggunakan jembatan kabel tersebut, perjalanan antar desa bisa dipersingkat secara signifikan. Warga hanya perlu menempuh jarak sekitar 700 meter, berbeda jauh dengan jalur alternatif yang memutar sejauh 2,5 hingga 4 kilometer.
Namun, cara melintasi jembatan ini sangat berisiko. Para penyeberang harus bergelantungan di atas kabel listrik untuk mencapai seberang. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius akan keselamatan warga yang sehari-hari bergantung pada jembatan darurat ini.
Keberadaan jembatan kabel listrik di Aceh Barat ini menyoroti pentingnya infrastruktur transportasi yang aman dan layak bagi masyarakat pedesaan di Indonesia.
Artikel Terkait
Mesir Kecam Serangan Israel di Gaza, Sebut Pelanggaran terhadap Upaya Damai AS
Malaikat di Roma yang Mirip PM Meloni Picu Polemik Politik
Utusan AS dan Rusia Gelar Pembicaraan Rahasia di Florida, Bahas Jalan Damai Ukraina
Balita 4 Tahun di Cilacap Tewas Dibunuh dan Dilecehkan oleh Tetangga Sendiri