Pada Sabtu (31/1) lalu, serangan Israel di Gaza kembali menuai kecaman keras. Kali ini, Mesir yang angkat bicara. Mereka menyebut aksi militer tersebut sebagai bukti lagi dari pelanggaran rezim Zionis terhadap upaya perdamaian yang digagas Amerika Serikat.
Lewat sebuah pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri Mesir tak ragu menyuarakan protesnya.
"Mesir mengecam pelanggaran yang berulang dilakukan oleh Israel, dan berharap agar semua pihak yang bertikai menahan diri," begitu bunyi keterangan yang dikutip AFP.
Kecaman itu bukan tanpa alasan. Menurut laporan Badan Pertahanan Sipil Gaza, serangan yang terjadi itu menewaskan sekitar 30 warga. Yang ironis, serangan ini terjadi justru sehari sebelum rencana pembukaan perbatasan Rafah pada Minggu (1/2).
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral