Pezeshkian Tegaskan Iran Tak Ingin Perang, Sementara Trump Kerahkan Armada Besar

- Minggu, 01 Februari 2026 | 04:10 WIB
Pezeshkian Tegaskan Iran Tak Ingin Perang, Sementara Trump Kerahkan Armada Besar

Di tengah ketegangan yang makin memanas, Presiden Iran Masoud Pezeshkian angkat bicara. Ancaman serangan dari Amerika Serikat menggantung, tapi pesan dari Teheran jelas: mereka tidak cari masalah. Pezeshkian menegaskan, bentrok dengan AS cuma akan rugikan semua pihak.

“Republik Islam Iran tidak pernah menginginkan, dan sama sekali tidak menginginkan, perang,” tegasnya dalam sebuah pernyataan yang dirilis Minggu (1/2/2026).

“Kami sangat yakin bahwa perang tidak akan menguntungkan Iran, Amerika Serikat, maupun kawasan ini.”

Menurutnya, jalan konflik cuma bakal buntungin kedua belah pihak. Di sisi lain, kantor kepresidenan Iran juga menyebut Pezeshkian baru saja menelepon Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi. Ini menarik, karena Mesir sendiri adalah sekutu Washington yang diundang masuk dalam “Dewan Perdamaian” ala Presiden AS Donald Trump.

Nah, soal Trump, sikapnya campur aduk. Di satu sisi, dia sebar ancaman militer. Tapi di sisi lain, dia sepertinya masih berharap Iran mau datang ke meja perundingan. Dia bahkan bilang armada AS yang dikirim mendekati Iran kali ini lebih besar dari yang dulu dikerahkan untuk Venezuela.

“Saya dapat mengatakan ini, mereka memang ingin mencapai kesepakatan,” ujar Trump di Ruang Oval, Sabtu (31/1).


Halaman:

Komentar