Dia mengaku sudah kasih tenggat waktu pada Iran untuk mulai bicara soal program nuklir dan rudal mereka. Tapi kapan batas waktunya? Itu rahasia.
“Hanya mereka yang tahu pasti,” imbuhnya, main kucing-kucingan.
“Kita memiliki armada besar, armada kapal, sebut saja apa pun yang Anda inginkan, yang sedang bergerak menuju ke Iran saat ini,” cetus Trump, menggambarkan kekuatan yang dikerahkan.
Ujung-ujungnya, nada Trump terdengar seperti ultimatum yang dibungkus harapan. “Semoga kita akan mencapai kesepakatan. Jadi kita membuat kesepakatan, itu bagus. Jika kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan lihat apa yang terjadi.”
Jadi begini situasinya sekarang: Teheran bilang tidak mau perang, Washington tunjuk kekuatan tapi masih buka pintu negosiasi. Ketegangan ada, tapi semua klaim tidak ingin eskalasi. Apa yang terjadi selanjutnya, tinggal menunggu waktu.
Artikel Terkait
Randu Alas Raksasa Tuksongo Akhirnya Tumbang, Sebagian Batang Dijadikan Monumen
Video Perundungan Siswi SMP di Surabaya Berawal dari Rebutan Pacar
Bamsoet Desak MPR Jadi Pintu Darurat Saat Negara Terjebak Kebuntuan
Razia Malam di Bojongsari, Bandar Tramadol Ilegal Digulung Polisi