Venezuela Gagalkan Rencana CIA Serang USS Gravely: Fakta Mencegangkan Terungkap!

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:48 WIB
Venezuela Gagalkan Rencana CIA Serang USS Gravely: Fakta Mencegangkan Terungkap!

Venezuela Klaim Gagalkan Rencana CIA Terhadap Kapal Perusak AS USS Gravely

Venezuela mengumumkan berhasil menggagalkan operasi intelijen CIA yang menargetkan kapal perusak Amerika Serikat, USS Gravely. Menurut otoritas Venezuela, rencana tersebut melibatkan serangan palsu terhadap kapal militer AS yang sedang berlabuh di Trinidad dan Tobago.

Pengungkapan Rencana Serangan Palsu oleh Menteri Dalam Negeri Venezuela

Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello mengungkapkan adanya sel operasi yang didanai CIA dengan rencana menyerang USS Gravely dan menyalahkan Venezuela. Empat tersangka telah berhasil ditangkap dalam operasi pengungkapan ini meskipun detail identitas mereka belum diumumkan secara resmi.

Riwayat Klaim Venezuela Tentang Ancaman Stabilitas Negara

Ini bukan pertama kalinya Venezuela melaporkan penangkapan tentara bayaran yang didukung AS. Pemerintahan Maduro secara konsisten menuduh adanya upaya eksternal untuk mengganggu stabilitas politik dan keamanan negara mereka.

Ketegangan Venezuela-AS Memanas di Kawasan Karibia

Keberadaan USS Gravely di perairan Trinidad dan Tobago memicu reaksi keras Venezuela. Pemerintah Venezuela menilai hal ini sebagai provokasi sengaja yang bertujuan memicu konflik bersenjata di kawasan Karibia.

Dampak Pada Hubungan Venezuela-Trinidad dan Tobago

Ketegangan ini memperburuk hubungan bilateral dengan Trinidad dan Tobago. Perdana Menteri Kamla Persad-Bissessar yang dikenal sebagai kritikus Maduro dan pendukung kebijakan Donald Trump, dituding mengubah negaranya menjadi pangkalan operasi AS. Maduro merespons dengan menangguhkan perjanjian gas antara kedua negara.

Eskalasi Militer AS di Kawasan

Pentagon telah mengerahkan tujuh kapal perang ke Karibia dan satu kapal ke Teluk Meksiko. Pengiriman USS Gerald R. Ford, kapal induk terbesar di dunia, bersama armadanya semakin memperkuat kekuatan militer AS di kawasan.

Analisis Motif Dibalik Peningkatan Kehadiran Militer AS

Venezuela dan pengamat internasional meyakini pemerintahan Trump memanfaatkan penempatan militer untuk meningkatkan tekanan dan upaya menggulingkan pemerintahan Maduro. Kebijakan AS yang konsisten menolak mengakui legitimasi kepemimpinan Maduro menjadi dasar analisis ini.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar