Gempa M 6.4 Guncang NTT Dini Hari Tadi, Ini Kata BMKG Soal Potensi Tsunami

- Senin, 27 Oktober 2025 | 01:00 WIB
Gempa M 6.4 Guncang NTT Dini Hari Tadi, Ini Kata BMKG Soal Potensi Tsunami
Gempa M 6.4 Guncang NTT, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 6.4 Guncang NTT, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 6,4 telah mengguncang kawasan barat laut Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan cepat memberikan konfirmasi bahwa guncangan ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Waktu dan Lokasi Episenter Gempa

Menurut data yang dirilis BMKG, gempa terjadi tepat pada pukul 00.04 WIB, Senin (27/10/2025). Pusat gempa atau episenternya terletak pada koordinat 9.06 Lintang Selatan dan 123.96 Bujur Timur. Titik ini berada sekitar 83 kilometer arah barat laut dari Timor Tengah Utara dengan kedalaman hiposenter 72 kilometer di bawah permukaan laut.

Pernyataan Resmi BMKG

BMKG menyampaikan informasi ini melalui akun resminya dengan narasi: "Gempa Mag:6.4, 27-Oct-2025 00:04:28 WIB, Lok: 9.06 LS, 123.96 BT (83 km Barat Laut TIMORTENGAHUT-NTT), Kedlmn:72 Km. Tidak berpotensi tsunami."

Dampak dan Laporan Awal

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan ataupun korban jiwa yang diakibatkan oleh gempa bumi ini. Pemantauan terus dilakukan oleh pihak berwenang setempat.

Peringatan dari BMKG

BMKG juga mengingatkan masyarakat bahwa informasi awal gempa mengutamakan kecepatan penyebaran. Oleh karena itu, hasil pengolahan data awal mungkin masih bersifat sementara dan dapat mengalami perubahan seiring dengan kelengkapan data yang masuk.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, dan selalu mengikuti informasi terbaru serta resmi dari BMKG melalui kanal-kanal komunikasi yang sah.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar