Revolusi Sistem Keuangan Presiden Prabowo: Harapan Baru untuk Indonesia
Revolusi sistem keuangan menjadi agenda penting yang dinantikan pelaksanaannya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Sebagai pengamat kebijakan publik, kami memohon dukungan Presiden Prabowo untuk mewujudkan perjuangan reformasi sistem keuangan yang telah berlangsung hampir tiga dekade.
Tantangan Sistem Keuangan Neoliberal
Negara Indonesia saat ini menghadapi tekanan luar biasa dalam bidang keuangan akibat sistem keuangan neoliberal yang mengancam kehidupan bangsa. Sistem ini didesain secara khusus untuk membuat negara kesulitan mengakses sumber keuangan, sehingga pemerintah mengalami kendala dalam memperbaiki kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Masalah Anggaran Defisit
Salah satu pilar utama sistem keuangan neoliberal adalah penerapan anggaran defisit. Sistem ini melemahkan posisi negara dengan membatasi ruang kontrol pemerintah hanya pada APBN yang jumlahnya terbatas. Sementara itu, sebagian besar kekuatan keuangan negara justru berada di bawah kendali oligarki modal yang mendominasi sektor finansial.
Artikel Terkait
Bripka Septian Gugur Saat Amankan Mudik di Pekalongan
Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret
Anggota DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Mulai 2026, Ingatkan Trauma Learning Loss
Paus Leo XIV Desak Penghentian Konflik Timur Tengah, Sebut Penderitaan sebagai Skandal