Prabowo Usul Beasiswa LPDP Fokus ke Kedokteran, Apa Dampaknya?

- Senin, 20 Oktober 2025 | 23:48 WIB
Prabowo Usul Beasiswa LPDP Fokus ke Kedokteran, Apa Dampaknya?

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya prioritas beasiswa LPDP untuk mahasiswa kedokteran guna mengatasi defisit tenaga medis di Indonesia. Arahan ini disampaikan langsung dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.

Kebijakan ini muncul sebagai respons dari tingginya antusiasme masyarakat terhadap program cek kesehatan gratis yang telah menjangkau sekitar 43 juta warga. Program pemeriksaan kesehatan tahunan ini mengungkap tingginya prevalensi masalah kesehatan gigi di masyarakat.

"Dari hasil deteksi dini, kita membutuhkan lebih banyak dokter gigi. Kekurangan dokter umum mencapai lebih dari 140 ribu, belum lagi ribuan dokter spesialis yang dibutuhkan," tegas Prabowo.

Ancaman global juga menjadi perhatian serius. Negara maju seperti Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat aktif merekrut tenaga medis internasional dengan penawaran gaji kompetitif. Fenomena brain drain ini berpotensi memperparah krisis dokter dalam negeri.

Solusi strategis yang diusulkan mencakup:

  • Penambahan fakultas kedokteran baru
  • Peningkatan kuota mahasiswa di institusi existing
  • Alokasi preferensial beasiswa LPDP untuk calon dokter

"Kebijakan pendidikan harus menyesuaikan kebutuhan nasional. Beasiswa LPDP perlu memprioritaskan bidang kedokteran sebagai langkah konkret," pungkas Presiden. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan rasio dokter ideal sesuai standar WHO.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar