Ia kemudian mempertanyakan, "Mana lebih utama, suami cium tangan istri atau seorang murid cium tangan sama kiainya, gurunya, habibnya? Itu lebih utama," sambung Habib Nabiel.
Serangan ke Kiai: Dari Mata Duitan hingga Adu Domba Nasab
Habib Nabiel juga menyoroti adanya kiai yang diserang dengan narasi mata duitan hanya karena menerima pemberian dari jamaahnya secara sukarela. Padahal, menurutnya, hal itu dianggap wajar jika dibandingkan dengan mengundang artis dengan bayaran puluhan juta.
"Ngundang artis puluhan juta, biasa. Ada kiai dikasih kemudian terus ramai, dibilang ini kiai mata duitan, adu domba akhir zaman," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyebut adu domba bahkan merambah hingga mengurusi nasab Ba'alawi, sebuah garis keturunan yang diakui di seluruh dunia.
"Seluruh dunia mengakui nasab Ba'alawi, tiba-tiba ada yang menyatakan itu tidak benar, bikin tesis sendiri, nguji sendiri, jadi pembicara sendiri, lulus sendiri," pungkas Habib Nabiel Al Musawa.
Artikel Terkait
Jokowi Pasang Kuda-kuda, Prabowo-Gibran Dua Periode Jadi Target Ketiga
Jalan Lintas Aceh Tengah–Bener Meriah Amblas, Tanah Bergerak Sejak 2002
Hujan Deras di Jakarta, Tiga Rute Transjakarta Dialihkan Akibat Genangan
Ribuan Nahdliyin Padati Istora, Rayakan Seabad NU dengan Semangat Merawat Peradaban