Sementara itu, dalam sebuah siniar, Mahfud MD menyoroti dugaan mark-up anggaran proyek kereta cepat Whoosh. Ia mempertanyakan biaya pembangunan per kilometer yang mencapai 52 juta dolar AS, sementara di China proyek serupa hanya menghabiskan 17-18 juta dolar AS per kilometer.
Mahfud juga mengungkapkan bahwa beban bunga utang Whoosh mencapai Rp2 triliun per tahun, sementara pendapatan dari tiket maksimal Rp1,5 triliun, sehingga negara harus menutupi kekurangannya.
Sumber: DEMOCRAZY.ID
Artikel Terkait
Valverde Cetak Hattrick, Real Madrid Hancurkan Manchester City 3-0 di Liga Champions
12 Maret dalam Catatan Sejarah: Dari Awal Orde Baru Hingga Pawai Garam Gandhi
Panglima TNI Lakukan Rotasi Besar-besaran, Pangdam Jaya Naik Pangkat
Umat Islam Surabaya Masuki 10 Hari Terakhir Ramadhan, Ini Jadwal Imsak Hari Ini