Sudah beberapa hari berlalu, namun sosok pemimpin baru Iran itu masih belum terlihat. Mojtaba Khamenei, yang ditunjuk menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, sejak Minggu lalu, tetap menghilang dari pandangan publik. Keheningannya ini, tentu saja, memicu banyak spekulasi. Apa yang sebenarnya terjadi dengan pria 56 tahun itu?
Beredar desas-desus kuat bahwa Mojtaba mengalami luka akibat serangan Israel. Kabar ini cukup mengguncang, meski langsung dibantah keras oleh para pejabat di Tehran.
“Kondisinya baik-baik saja, tidak perlu dikhawatirkan,” tegas Yousef Pezeshkian, seorang pejabat yang tak lain adalah putra Presiden Masoud Pezeshkian. Pernyataannya ingin meredam segala keraguan.
Tapi, ceritanya jadi lain ketika seorang sumber dalam pemerintahan Iran berbicara kepada Reuters. Menurut sumber itu, memang benar Mojtaba menderita luka-luka ringan. Meski begitu, dia dikatakan masih tetap menjalankan kewajibannya sebagai pemimpin. Pejabat itu enggan merinci kapan persisnya kejadian itu atau alasan di balik kesunyian Mojtaba. Pertanyaan itu masih menggantung, tanpa jawaban yang memuaskan.
Artikel Terkait
Saudi Aramco Catat Laba Bersih USD 104,7 Miliar pada 2025, Lampaui Proyeksi Analis
Lebaran 2026: Lebih dari 2,5 Juta Tiket Kereta Api Terjual, Masih Tersedia 1,9 Juta Kursi
Pemerintah Salurkan Rp51,5 Triliun untuk Bayar Subsidi dan Tunggakan Energi
ROA BPI Danantara Melonjak Lebih dari 300 Persen, Prabowo: Cukup Baik