Korlantas Siapkan Sistem Penundaan untuk Antisipasi Macet Ekstrem di Pelabuhan Mudik 2026

- Kamis, 12 Maret 2026 | 06:05 WIB
Korlantas Siapkan Sistem Penundaan untuk Antisipasi Macet Ekstrem di Pelabuhan Mudik 2026

Jakarta, Rabu (11/3/2026) – Menghadapi puncak arus mudik Lebaran tahun depan, jajaran Korlantas Polri sudah mulai menyusun skenario. Fokus utamanya? Mengurai kemacetan ekstrem di pelabuhan penyeberangan. Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengakui titik rawan itu bakal jadi tantangan terberat, terutama jika cuaca buruk ikut mengganggu.

"Yang paling rentan kena dampak ya pelabuhan," ujar Agus dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat.

Ia menggambarkan, gagalnya distribusi kendaraan dari Merak ke Bakauheni cuma satu jam saja akibat cuaca, bisa langsung memicu antrean yang luar biasa panjang. Nah, untuk mengantisipasi kekacauan itu, sebuah sistem penundaan atau delay system akan diterapkan.

Caranya, kendaraan dari arah Jakarta akan diatur lajunya dan ditahan sementara di sejumlah rest area sebelum sampai pelabuhan. Tujuannya jelas: mencegah penumpukan massal di gerbang pelabuhan.

"Sepanjang Cikupa sampai Banten itu ada tiga rest area. Tiga rest area itu kita pakai," jelas Irjen Agus.

"Begitu tidak bisa menyeberang, akan kita simpan kendaraan yang dari Jakarta, kita simpan di rest area, kita perlambat."

Skemanya berjenjang. Rest area 68 akan dipenuhi dulu. Kalau sudah penuh, giliran rest area 43. Terakhir, rest area 13. Tapi bagaimana kalau gangguan cuaca berlangsung berjam-jam? Untuk skenario terburuk itu, mereka sudah menyiapkan buffer zone atau zona penyangga sebagai area parkir darurat.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar