Keenam narapidana tersebut tiba di Nusakambangan pada pukul 07.43 WIB dan selanjutnya ditempatkan di Lapas Super Maximum Security Karang Anyar. Mereka akan menjalani program pengamanan dan pembinaan super maksimum.
Tujuan utama dari langkah ini adalah untuk mengubah perilaku mereka menjadi lebih baik, sesuai dengan tujuan sistem pemasyarakatan. Rika menjelaskan bahwa lebih dari 1.500 warga binaan berisiko tinggi telah dipindahkan ke Nusakambangan. Langkah ini penting untuk melindungi Lapas dan Rutan dari peredaran narkoba serta gangguan keamanan lainnya, sekaligus untuk kepentingan rehabilitasi narapidana itu sendiri.
Komitmen Zero Narkoba di Lembaga Pemasyarakatan
Heri Azhari, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, menyatakan komitmen jajarannya untuk terus membersihkan Lapas dan Rutan dari peredaran narkoba. "Seperti yang berulang kali diingatkan, bahwa zero narkoba adalah harga mati. Maka ini menjadi alarm kami untuk terus waspada dan bertindak," ungkap Heri.
Proses pemindahan yang dilakukan dini hari ini diawasi ketat oleh petugas Pengamanan Intelijen dan Kepatuhan Internal Ditjen Pemasyarakatan, bersama anggota kepolisian. Seluruh proses dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Sumber artikel asli: https://www.inews.id/lifestyle/seleb/geger-ammar-zoni-dipindahkan-ke-nusakambangan-imbas-terlibat-peredaran-narkoba-dalam-rutan
Artikel Terkait
Ali Shaath Pimpin Rekonstruksi Gaza, Tandai Fase Baru Rencana Perdamaian
Para Pemimpin Gereja Yerusalem Serukan Penolakan Terhadap Zionisme Kristen
Hujan Deras Landa Jakarta, 23 Ruas Jalan dan 47 RT Terendam Banjir
Yang Yang dan Zhao Lusi Berebut Takhta, Bisakah Cinta Mereka Bertahan di Tengah Intrik?