Menkeu Purbaya Ungkap Kiat Hadapi Krisis Ekonomi dan Alasan Tidak Takut Siapapun
MURIANETWORK.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dirinya tidak takut dengan siapapun, berkat pengalaman panjangnya bergaul dengan para pengambil keputusan kunci di berbagai rezim pemerintahan Indonesia.
Pengalaman Luas dengan Para Pemimpin Top
Purbaya mengungkapkan telah bekerja sama dan menjadi bawahan langsung berbagai tokoh nasional, mulai dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-7 Joko Widodo, hingga para menteri koordinator seperti Hatta Rajasa, Chairul Tanjung, dan Luhut Binsar Pandjaitan.
"Saya sudah biasa bergaul dengan top-top thinker-nya di Indonesia. Saya enggak pernah takut sama siapa saja jadinya. Saya udah selalu terekspos dengan cara berpikir mereka, cara mereka mengambil keputusan," tegas Purbaya dalam forum Investor Daily Summit 2025 di Jakarta.
Proses Penunjukan sebagai Menkeu oleh Prabowo
Purbaya memuji kemampuan Presiden Prabowo Subianto dalam mengambil keputusan. Dia mengisahkan proses penunjukannya sebagai menteri keuangan yang dimulai dengan pertemuan di Hambalang, Bogor pada September 2025.
Setelah dua hari mendengarkan paparan Prabowo tanpa memberikan tanggapan, pada hari ketiga Purbaya akhirnya menyampaikan analisis ekonomi kritisnya. Dia memperingatkan potensi pergantian kekuasaan jika kebijakan ekonomi tidak segera diubah.
Analisis Siklus Ekonomi Indonesia
Purbaya memaparkan data ekonomi dari era Presiden Suharto hingga Joko Widodo, menunjukkan pola tujuh tahun ekspansi ekonomi diikuti satu tahun resesi. Menurutnya, kesalahan pengambilan keputusan di masa krisis dapat berujung pada pergantian kekuasaan, seperti yang terjadi pada era Suharto dan Gus Dur.
Dia mengklaim berperan membantu pemerintahan SBY (2008-2009) dan Jokowi (2016) menghindari pergantian kekuasaan melalui masukan kebijakan ekonomi yang tepat.
Strategi Kebijakan Moneter dan Fiskal
Purbaya menekankan pentingnya menjaga likuiditas melalui kebijakan moneter dan fiskal yang tepat. Dia mengingatkan kondisi pertumbuhan uang primer (M0) yang mendekati 0% di pertengahan 2025, yang menurutnya memicu demonstrasi besar-besaran akhir Agustus lalu.
"Kalau kita tidak berubah arah kebijakan ekonomi pada waktu itu, penghitungan saya sebagai ekonom dan setengah dukun, Februari tahun depan akan menjadi pergantian kekuasaan," ungkapnya.
Esok hari setelah pertemuan tersebut, Senin (8/9/2025), Prabowo melantik Purbaya sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati yang telah menjabat selama 14 tahun.
Sumber: Bisnis.com
Artikel Terkait
Sambal Makassar Mendadak Viral di Korea Usai Muncul di Kulkas Idol Girls Generation
Inter Milan Tundukkan Cagliari 3-0, Pertahankan Puncak Klasemen Serie A
Timnas Voli Putri Indonesia Masuk Grup Neraka di AVC Womens Cup 2026
Empat Kandidat Siap Perebutkan Tiket Final Conference League 2026 di Leipzig