MURIANETWORK.COM - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menanggapi soal mundurnya jadwal pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari Maret 2025 ke Oktober 2025.
Perubahan jadwal ini menuai protes lantaran banyak CPNS yang sudah mengundurkan diri dari perusahaan sebelumnya.
Terkait hal ini, Yassierli menyebut CPNS yang sudah tidak bekerja bisa mengikuti pelatihan kerja yang disediakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
“Kita punya program pelatihan dan itu berlaku pada siapapun,” kata Yassierli di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2025).
Di sisi lain, dia menilai keputusan mengundurkan diri dari perusahaan lama merupakan keputusan yang diambil atas kehendak pribadi. Bukan karena paksaan dari pemerintah
“Mereka resign secara personal, terus?” ungkapnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin meminta pemerintah segera melakukan pengangkatan CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara bertahap.
“Kalau memang yang sekarang diprosesnya telah berjalan sudah hampir selesai, dan banyak yang sudah hampir selesai baik di pusat maupun daerah, lakukan saja pengangkatan,” tegas Zulfikar di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (10/3/2025).
Dia mengingatkan pemerintah agar tidak membuat kegaduhan akibat diundurnya pengangkatan CPNS dan PPPK.
“Saya kira itulah mudah-mudahan KemenPANRB, BKN, mau memdengar untuk memberi ruang bagi pengangkatan secara bertahap, dan batas akhirnya Oktober 2025 untuk CPNS, dan Maret 2026 untuk CPPPK,” jelas dia.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Ongkos Politik Pilkada Membengkak, Ancam Kualitas Demokrasi
Menteri Keuangan Klaim Kebijakan Fiskal-Moneter Redam Demonstrasi
Pemerintah Alokasikan Rp55 Triliun untuk THR Aparatur Negara 2026, Cair Lebih Awal
Mahfud MD Dorong Profesional Manfaatkan Jalur RPL di UTM, Sebut Lebih Terhormat Daripada Gelar Kehormatan