Persebaya Surabaya Hentikan Tren Negatif dengan Kemenangan 2-0 atas Malut United

- Jumat, 24 April 2026 | 00:00 WIB
Persebaya Surabaya Hentikan Tren Negatif dengan Kemenangan 2-0 atas Malut United

Malut United vs Persebaya: Tamu Pulang dengan Kepala Tegak

Pertandingan lanjutan Liga Indonesia 2025/2026 antara Malut United dan Persebaya Surabaya, yang digelar Kamis (23/4/2026) di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, berakhir dengan kemenangan tim tamu. Bajul Ijo julukan Persebaya pulang dengan membawa tiga poin setelah menekuk tuan rumah dengan skor 2-0. Kemenangan ini, jujur saja, terasa seperti oase di tengah gurun bagi Persebaya yang sebelumnya sedang terpuruk dalam tren negatif. Di sisi lain, Malut United harus gigit jari. Kalah di kandang sendiri? Pasti perih rasanya. Apalagi di hadapan pendukung sendiri yang sudah datang mendukung penuh. Mereka kembali menelan hasil buruk, dan ini jelas bukan kabar yang mereka harapkan.

Babak Pertama: Gol Dianulir, Semua Masih Nol-Nol

Begitu peluit wasit dibunyikan, kedua tim main agak hati-hati. Kayak lagi saling meraba-raba, gitu. Malut United, yang main di kandang, coba ambil inisiatif duluan. Beberapa kali mereka coba menusuk, tapi belum ada yang berbuah gol. Terus, drama pun terjadi. Malut United sempat bikin gol! Stadion langsung pecah, suporter histeris. Tapi, setelah dicek VAR teknologi yang kadang bikin emosi naik-turun gol itu dianulir. Wasit memutuskan ada pelanggaran dalam prosesnya. Keputusan ini, menurut saya, jadi titik balik. Suasana di lapangan kayak berubah. Hingga turun minum, skor masih 0-0. Kedua tim saling jual-beli serangan, tapi belum ada yang berhasil memecah kebuntuan.

Babak Kedua: Persebaya Lebih Nekat, Malut Kena Batunya

Masuk babak kedua, Persebaya keluar dengan semangat berbeda. Mereka main lebih agresif, kayak ada yang nyalakan tombol "gas" di dalam diri mereka. Serangan-serangan cepat dari lini tengah mulai bikin pertahanan Malut United kocar-kacir. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang di menit ke-73. Miloš Raičković, pemain asal Montenegro, sukses menjebol gawang Malut. Penyelesaiannya tenang, akurat, tanpa drama. Gol itu bikin Persebaya makin percaya diri. Tertinggal satu gol, Malut United coba bangkit. Mereka berusaha keras, tapi sering kali mentok di lini belakang Persebaya yang main disiplin banget. Alih-alih menyamakan kedudukan, mereka malah kebobolan lagi. Di masa injury time, tepatnya menit 90 1, Francisco Rivera mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini memastikan kemenangan Persebaya 2-0.

Dampak Hasil: Persebaya Lega, Malut Pusing Tujuh Keliling

Buat Persebaya, hasil ini jelas jadi titik balik. Akhirnya mereka bisa menghentikan tren buruk yang menghantui beberapa laga terakhir. Tiga poin ini penting banget buat menjaga posisi mereka di papan atas klasemen. Rasanya, seperti napas lega setelah lama menahan udara. Sebaliknya, Malut United harus segera berbenah. Kekalahan di kandang sendiri ini memperpanjang tren negatif mereka. Kalau tidak segera bangkit, posisi mereka di klasemen bisa terancam. Situasinya memang lagi pelik buat mereka.

Analisis: Efektivitas Jadi Raja

Kalau dilihat dari jalannya pertandingan, Malut United sebenarnya tidak main buruk-buruk amat. Mereka bisa menciptakan beberapa peluang, bahkan sempat mencetak gol yang dianulir. Tapi, Persebaya tampil jauh lebih efektif. Dua momen krusial berhasil mereka konversi jadi gol. Itulah yang jadi pembeda. Selain itu, disiplin lini belakang Persebaya patut diacungi jempol. Mereka berhasil meredam tekanan dari tuan rumah. Jadi, meskipun Malut United punya banyak peluang, mereka gagal memanfaatkannya.

Penutup

Kemenangan 2-0 ini membuktikan bahwa Persebaya Surabaya masih punya mental baja untuk bangkit dari tekanan. Dengan performa yang semakin solid, Bajul Ijo punya peluang besar untuk kembali bersaing di papan atas. Sementara itu, Malut United harus segera menemukan solusi. Kalau tidak, mereka bakal terus terpuruk di sisa musim. Dan itu, jelas, bukan skenario yang mereka inginkan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar