Nah, yang menarik, usai meresmikan, Wabup langsung mencoba fasilitas baru itu. Ia menjadi narasumber perdana di podcast sekolah tersebut. Dengan santai, ia bercerita pengalaman masa sekolah, kisah kebersamaan, dan nilai-nilai yang membentuk karakternya hingga jadi pemimpin seperti sekarang.
“Bagus, ruangannya sudah bagus,” katanya, memberi apresiasi.
“Tinggal bagaimana mengisinya dengan materi yang menarik dan bermanfaat.”
Ia pun memotivasi para pelajar yang hadir. Dulu, katanya, zaman belum secanggih sekarang. Handphone saja belum ada. “Manfaatkan fasilitas ini untuk mengembangkan kreativitas,” pesannya. Di akhir sesi, ia menyelipkan pesan inspiratif yang cukup menggugah: “Cita-cita itu harus diletakkan setinggi langit. Kalau jatuh, kita jatuh di antara bintang-bintang.”
Inovasi studio podcast ini sejalan dengan reputasi SMAN 8 Bone yang dikenal kerap melahirkan tokoh berprestasi. Kebetulan, Andi Akmal Pasluddin sendiri adalah alumnus sekolah ini, angkatan 1993. Kehadirannya seolah menyambung estafet antara masa lalu dan masa depan.
Artikel Terkait
Bentrokan di Pemakaman Tolikara Tewaskan Satu Warga, Empat Polisi Terluka
Damkar Makassar Aktifkan Tujuh Posko Siaga Antisipasi Kebakaran dan Kekeringan
Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
Mahfud MD Kritik Inflasi Pengamat Pro dan Kontra Pemerintah