SulawesiPos.com – Di tengah hiruk-pikuk kota, ada satu tren yang diam-diam makin kuat: orang mulai melirik rumah yang ramah lingkungan. Ya, hunian hijau makin banyak peminatnya, terutama di daerah urban.
Generasi muda, rupanya, punya pertimbangan baru. Mereka tak cuma lihat lokasi atau luas bangunan. Aspek seperti efisiensi energi dan dampaknya bagi kesehatan keluarga kini masuk dalam daftar prioritas.
Ardra Teja Bhaswara, Direktur PT Pulo Mas Jaya, mengamati perubahan ini. Menurutnya, ini bukan sekadar mode, tapi pergeseran cara pandang yang nyata dalam memilih tempat tinggal.
“Survei di kota-kota besar menunjukkan banyak calon pembeli, terutama generasi muda, bersedia membayar lebih untuk rumah yang lebih hemat energi, lebih sejuk, dan lebih sehat,” ujarnya.
Nah, dorongan dari pemerintah terkait regulasi bangunan hijau juga punya andil besar. Kebijakan itu rupanya mempengaruhi cara orang berpikir.
Hal ini terlihat dari sebuah penelitian terhadap 360 calon pembeli. Hasilnya cukup jelas: ada hubungan positif antara persepsi mereka terhadap kebijakan pemerintah itu dengan minat beli rumah hijau.
“Semakin positif penilaian mereka terhadap kebijakan hunian hijau, semakin tinggi pula minat dan keterlibatan mereka terhadap rumah hijau,” jelas Ardra.
Artikel Terkait
IHSG Melonjak 2,07%, Catat Kenaikan Mingguan Lebih dari 6%
Uji Jalan B50 Capai 70%, Target Implementasi Juli 2026
KPK Ungkap Awal OTT Bupati Tulungagung Berawal dari Laporan Warga
Ahli IPB: Limbah Cair Sawit Bisa Kurangi Ketergantungan Impor Pupuk