Sayangnya, bantuan datang sudah agak terlambat. Saat petugas damkar tiba, kondisi truk sudah parah. "Sampai di sana yang kita dapati mobil kendaraan operasional milik Dinas Perhubungan... sudah terbakar," jelas Yudanegara.
Dia menambahkan, upaya pemadaman awal sebenarnya sudah dilakukan oleh sopir dan staf Dishub. Hanya saja, api sudah terlanjur besar dan tak terkendali. Akhirnya, jalan terpaksa ditutup sementara. Tujuannya, untuk mempermudah proses pemadaman dan evakuasi truk yang jadi besi berkarat itu.
Nah, soal penyebab, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik dari bagian depan kendaraan. Kabar baiknya, tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski begitu, kerugian materiil terbilang besar.
"Tingkat kerusakan truk yang terbakar ini sampai dengan 80 persen," tutur Yudanegara. Cukup parah, bukan? Sebuah kendaraan dinas yang seharusnya membantu merapikan jalan, malah berakhir jadi onggokan logam hangus di pinggir jalan.
Artikel Terkait
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung