Di tengah riuh acara Idul Fitri FunFest 2026 yang digelar Ikatan Alumni ITS, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan kabar yang cukup menggembirakan. Ia memproyeksikan stok beras nasional bakal tembus angka 5 juta ton dalam waktu dekat. "Bulan ini, insya Allah, 5 juta ton beras kita," ujarnya dengan nada optimis.
Menurutnya, capaian ini adalah sesuatu yang luar biasa. "Ini tidak pernah terjadi selama Indonesia merdeka," tegas Amran di hadapan para alumni.
Namun begitu, sorotan pidatonya tidak berhenti di angka-angka itu. Ia justru mengalihkan perhatian pada peran yang harus diambil oleh dunia pendidikan tinggi. Bagi Amran, momentum swasembada ini harus diikuti dengan aksi nyata dari kampus. Bukan sekadar seremoni.
"Kampus harus hadir dengan aksi nyata, bukan seremoni," ungkapnya tegas.
Ia mengakui, kekuatan riset di dalam negeri sebenarnya sudah mumpuni. Persoalannya, menurut dia, terletak pada tahap hilirisasi. Inovasi yang dihasilkan kerap mandek di laboratorium, tidak sampai menyentuh pasar dan petani di lapangan.
"Kelemahan kita di kampus adalah tidak mampu mengkomunikasikan apa yang kita ciptakan dan harus melihat pasar," jelas Mentan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung
Truk Skylift Dinas Perhubungan Gianyar Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting
Peneliti IPB Kembangkan Pakan Probiotik Antikoksi untuk Dongkrak Produktivitas Ayam