Hujan deras mengguyur kawasan Gunung Putri, Bogor, Sabtu sore kemarin. Di tengah cuaca buruk itu, sebuah pemandangan mengerikan terungkap: seorang wanita terbujur tak bernyawa di pinggir jalan Desa Tlajung Udik. Yang lebih mengerikan lagi, sebelum ditemukan, wanita itu sempat dibawa berboncengan dengan seorang pria menggunakan motor.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby, menjelaskan kronologinya. Menurutnya, ada dua saksi kunci, Hakim dan Bahul, yang melihat kejadian aneh itu sekitar pukul 17.30 WIB.
"Hakim sedang mengendarai sepeda motor bersama Bahul melintas, kemudian melihat pengendara sepeda motor Honda Vario berboncengan satu orang laki-laki menggunakan helm hitam, jas hujan dan satu orang perempuan yang menjadi penumpang sepeda motor tersebut," kata Aulia kepada wartawan.
Dia melanjutkan, saksi melihat sesuatu yang tak biasa dari penumpang wanita itu. Tangannya terikat tali. Meski begitu, karena hujan lebat dan wanita itu memakai jas hujan biru serta celana hitam, dan terlihat seperti memeluk pengemudi, kecurigaan awal belum muncul.
"Saat itu cuaca sedang hujan deras, kemudian dalam keadaan tangan terikat tali, terlihat menggunakan jas hujan warna biru, celana panjang warna hitam, terlihat sedang memeluk pengemudi sepeda motor tersebut," ucapnya.
Namun begitu, posisi tubuh wanita itu mulai mencurigakan. Badannya miring dan kaki kirinya bahkan terseret di aspal. Hakim pun tak tinggal diam, dia menegur si pengemudi pria. Tapi teguran itu diabaikan begitu saja. Bukan cuma Hakim, pengendara lain yang melihat keanehan itu juga sempat memberi peringatan. Hasilnya sama: diabaikan.
Pria misterius itu kemudian berhenti sebentar di sebuah warung pinggir jalan. Di sana, dia terlihat membetulkan posisi duduk penumpangnya, seolah wanita itu masih hidup.
Artikel Terkait
Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Diperiksa KPK Lagi Terkait Kasus Rita Widyasari
IHSG Bangkit 1,44% di Awal Perdagangan, Terdorong Sentimen Positif Wall Street
Kejagung Geledah Kantor dan Rumah Komisioner Ombudsman Terkait Kasus Minyak Goreng
NTB Garap Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Senilai Rp1,2 Triliun untuk Kemandirian Pangan