Kasus pengeroyokan mematikan di Purwakarta belum lama ini benar-benar menyentak. Seorang pemilik hajatan tewas, dan publik pun geram. Dalam suasana seperti inilah, anggota Komisi III DPR, Rudianto Lallo, angkat bicara. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk bersikap tegas, tanpa kompromi, terhadap segala aksi premanisme.
Menurut Rudianto, negara sama sekali tak boleh kalah. Praktik kekerasan yang mencerminkan premanisme harus dihabisi sampai ke akarnya.
"Tidak boleh negara kalah atas nama premanisme, tidak boleh sama sekali," tegasnya.
Pernyataan itu disampaikan Rudianto saat kunjungan kerjanya di Bandung, Kamis lalu. Politikus dari Fraksi Partai NasDem itu mengingatkan, polisi punya mandat konstitusional yang jelas. Tugasnya bukan cuma melayani dan mengayomi, tapi juga menegakkan hukum tanpa ragu.
Kalau dibiarkan, premanisme akan menciptakan 'hukum rimba' sendiri. Situasi itu, pada akhirnya, bakal merusak tatanan hukum yang sudah dibangun susah payah. Rudianto khawatir, pembiaran hanya akan mendegradasi kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.
Artikel Terkait
Peneliti IPB Kembangkan Pakan Probiotik Antikoksi untuk Dongkrak Produktivitas Ayam
Motor Terbakar di Tengah Perempatan Maros, Keluarga Selamat
Iran Ajukan Prasyarat Keras Jelang Pembicaraan dengan AS di Islamabad
Bank Dunia: Ekspor Komoditas dan Subsidi BBM Jadi Bantalan Ekonomi Indonesia