MAROS - Suasana riuh tiba-tiba pecah di Perempatan Turikale, Kabupaten Maros, Sabtu (11/4/2026) lalu. Sebuah motor terbakar hebat tepat di tengah lampu merah, bikin kaget semua pengendara yang melintas.
Yang bikin ngeri, motor itu dibawa pasangan suami istri dengan satu anak. Mereka berboncengan tiga. Saat berhenti menunggu lampu hijau, tanpa peringatan apa-apa, api tiba-tiba menjalar dari bawah kendaraan.
Rekaman kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api yang membesar dengan cepat. Asap hitam mengepul, menarik tatapan dan kepanikan dari orang-orang di sekitarnya.
Salah seorang saksi mata, Bogel, menggambarkan momen itu terjadi begitu mendadak.
"Motor lagi berhenti di lampu merah perempatan Turikale, tiba-tiba api muncul dari bagian bawah jok motor," ujarnya.
Melihat motornya dilalap si jago merah, sang pemilik langsung sigap. Dia mendorong kendaraan yang sudah mulai membara itu ke pinggir jalan, lalu menjauh bersama istri dan anaknya untuk mencari tempat aman. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Menurut informasi, keluarga itu sedang dalam perjalanan dari Kabupaten Pangkep menuju Kota Makassar. Melihat kondisi darurat, warga yang ada di lokasi pun spontan turun tangan. Mereka berusaha memadamkan api menggunakan apa saja yang ada, termasuk ember berisi air.
Namun begitu, proses pemadamannya ternyata tak mudah. Butuh waktu sekitar setengah jam sebelum kobaran api itu benar-benar padam. Hasilnya, sebagian bodi motor sudah hangus termakan api.
Dugaan sementara, penyebabnya adalah korsleting listrik pada kabel di dekat mesin. Setelah situasi mereda, sang pemilik motor terpaksa mendorong kendaraannya yang rusak itu untuk meninggalkan lokasi. Kejadian ini tentu jadi pengalaman menegangkan sekaligus peringatan bagi para pengendara untuk selalu memeriksa kondisi kendaraannya.
Artikel Terkait
Ledakan Petasan di Balon Udara Blitar Tewaskan Pemuda, Lukai Dua Anak
Perindo Sultra Kurban Lima Sapi untuk Warga Kurang Mampu di Kendari
Atta Halilintar Sebar 12 Ekor Sapi Kurban ke Sejumlah Daerah di Jawa Barat
Ria Ricis Buka Suara soal Operasi Hidung: Bukan demi Estetika, tapi karena Gangguan Pernapasan Akibat Tulang Bengkok