Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah

- Jumat, 10 April 2026 | 05:35 WIB
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah

Karena itu, selain patroli dan penyelidikan, Satgas akan menyiapkan hotline pengaduan khusus. Harapannya, respons terhadap laporan masyarakat bisa lebih cepat dan tepat.

Dedi juga menyampaikan imbauan keras kepada publik. Jangan mudah tergiur tawaran haji murah dengan visa abal-abal. “Modus akan terus berkembang. Karena itu kewaspadaan masyarakat menjadi kunci,” ujarnya.

Ia meminta calon jamaah memastikan biro perjalanan mereka berizin resmi. Jika menemui hal mencurigakan, laporkan segera. “Polri akan bertindak tegas demi melindungi masyarakat,” tuturnya.

Tak cuma di dalam negeri, upaya pengamanan akan diperkuat hingga ke Arab Saudi. Polri berencana menempatkan anggotanya di sana. Fungsinya sebagai jembatan komunikasi dengan aparat keamanan setempat, khususnya di Jeddah dan Mekkah.

Di sisi lain, Dahnil Anzar Simanjuntak menekankan aspek lain. Satgas ini juga punya misi menjaga agar biaya haji tidak membebani masyarakat. Ia menegaskan, kenaikan biaya global tak serta-merta dibebankan ke pundak jemaah.

“Negara hadir untuk melindungi jamaah, baik dari sisi keamanan maupun pembiayaan,” pungkas Dahnil. Upaya ini, bagaimanapun, adalah langkah awal. Keberhasilannya sangat bergantung pada sinergi dan kesigapan di lapangan.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar