"Rp200 ribu puang," ucap si ibu, mungkin mengira transaksi biasa saja yang akan terjadi.
Ternyata tidak. Amran justru mengulurkan segepok uang tunai. "Oke, ini saya kasihki uang Rp20 juta untuk modal usaha," katanya.
Spontan, ibu penjual kerupuk itu sujud syukur. Matanya berkaca-kaca. Selama ini, penghasilannya dari berjualan kerupuk sangat tidak menentu. Di tengah ekonomi yang serba sulit, ia harus terus berjuang menghidupi ketujuh buah hatinya. Bantuan sebesar itu bagai angin segar yang tak terduga.
"Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti untuk kami. Semoga usaha kami bisa lebih berkembang dan puang Mentan selalu dimurahkan rejekinya," ujarnya, masih terbata-bata.
Momen haru itu disaksikan langsung oleh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta ribuan masyarakat yang memadati lapangan. Mereka berdecak kagum.
Dalam kesempatan itu, Amran berpesan. "Saya berharap, bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi titik awal perubahan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga penerima," ucapnya.
Memang, sebuah aksi sederhana. Namun, bagi ibu penjual kerupuk itu, hari Minggu di Lapangan Merdeka mungkin adalah awal dari sebuah babak baru.
Artikel Terkait
Keputusan Tahanan Rumah Yaqut Picu Gelombang Permohonan Serupa di KPK
Tokoh Madura Islah Bahrawi: Teror Aktivis Tamparan Keras bagi Demokrasi
Mentan Amran Beri Bantuan Langsung Rp20 Juta ke Pedagang Kerupuk di Bone
JK Bantah Tudingan Danai Upaya Persoalkan Ijazah Jokowi, Akan Laporkan ke Bareskrim