KULONPROGO – Sebagai bentuk penghormatan, negara memberikan kenaikan pangkat luar biasa bagi prajurit TNI yang gugur dalam serangan di Lebanon. Salah satunya adalah Praka Farizal Rhomadhon, yang kini disematkan pangkat Kopda Anumerta.
Tak cuma kenaikan pangkat. Ada satu lagi kehormatan yang diberikan: almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Ini jelas sebuah penghargaan tertinggi, mengingat jasanya menjaga misi perdamaian dunia.
Di Kulonprogo, persiapan untuk prosesi pemakaman militer sudah mulai dilakukan. Personel Kodim setempat sibuk menyiapkan segala sesuatunya.
Menurut Kolonel Infanteri Dimar Bahtera, Komandan Brigif 25/Siwah, semua prosedur ini mengikuti keputusan dari pimpinan tertinggi TNI.
"Sesuai keputusan negara, yang bersangkutan dinaikkan pangkat KPLB menjadi Kopda. Beliau juga berhak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giripeni," jelasnya, Kamis lalu.
Dia menambahkan, langkah ini bukan sekadar ritual. "Ini adalah simbol kehormatan dan edukasi bagi masyarakat serta motivasi bagi generasi mendatang," ujar Kolonel Dimar.
Awalnya, rencana keluarga berbeda. Mereka ingin memakamkan Farizal di pemakaman umum dekat rumah duka. Namun, setelah ada pembicaraan mendalam dengan pihak TNI, pikiran mereka berubah.
Pada akhirnya, keluarga sepakat. Mereka memutuskan untuk menerima tawaran pemakaman di TMP. Alasannya, untuk kehormatan almarhum itu sendiri.
Artikel Terkait
Selebrasi Ole Romeny Viral, Jadi Inspirasi dan Sorotan Publik
Pemuda Pencuri Kabel Tersengat 20.000 Volt di Gardu Listrik Jambi
KNVB Nyatakan Dokumen Maarten Paes Sah, Polemik Paspoortgate Berakhir
Bhayangkara Presisi Hancurkan Samator 3-0 di Final Four Proliga