Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, baru-baru ini membuat langkah yang cukup mengejutkan. Tanpa pemberitahuan atau sorotan media yang ramai, ia tiba-tiba mampir ke Makassar. Tujuannya jelas: menemui Wali Kota Munafri Arifuddin, atau yang akrab disapa Danny Pomanto.
Pertemuan ini jauh dari sekadar kunjungan kehormatan biasa. Dari informasi yang beredar, ada misi penting yang dibawa Sherly sesuatu yang berpotensi mengubah strategi pengelolaan keuangan daerah asalnya.
Santai di Meja Makan, Serius di Meja Rapat
Soal apa sebenarnya yang dibahas? Ternyata, Gubernur Sherly penasaran dengan kesuksesan Makassar. Kota ini berhasil menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menjaga inflasi tetap terkendali, prestasi yang tak mudah di masa sekarang.
Pertemuan berlangsung hangat di rumah jabatan wali kota. Munafri Arifuddin dan Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, menyambut rombongan tamu dengan sangat akrab. Suasananya cair, penuh tawa.
Namun begitu, di balik keakraban itu tersimpan agenda yang serius. Mereka lalu masuk ke diskusi mendalam. Bagaimana sih cara Makassar meningkatkan PAD? Lalu, strategi apa yang dipakai untuk menstabilkan harga pasar di tengah gejolak ekonomi? Topik-topik berat itu dibicarakan dengan intens.
Menariknya, jamuan kuliner khas Makassar turut berperan. Hidangan lezat itu rupanya jadi bagian dari "diplomasi" yang efektif, mencairkan suasana sekaligus memperkaya percakapan.
Artikel Terkait
Komisi III DPR Kritik Penanganan Kasus Korupsi Videografer Rp30 Juta
Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Mengingatkan Tradisi Penyamaran Soekarno
Kepatuhan LHKPN DPR Terendah, Hanya 55,14% yang Lapor
Ramadhan Sananta Dihujat Rasis Usai Laga, Gelombang Kecaman Bergulir