Amran Serukan Kolaborasi Saudagar Hadapi Ancaman Krisis Pangan Global

- Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00 WIB
Amran Serukan Kolaborasi Saudagar Hadapi Ancaman Krisis Pangan Global

“Coba bayangkan,” tambah Amran, mencoba memberikan perbandingan. “Di Selat Hormuz yang ditutup Iran, hanya 20 persen minyak dunia yang lewat. Itu saja sudah bisa memicu ancaman krisis energi. Kalau Indonesia yang menutup ekspor CPO, dampaknya akan jauh lebih besar.”

Di sisi lain, di hadapan sekitar dua ribu saudagar itu, Amran juga membeberkan langkah nyata yang sedang dijalankan kementeriannya. Soal swasembada pangan, ia menyebut cadangan beras pemerintah sudah berada di angka 4,2 juta ton. Sebuah angka yang tak boleh berhenti di situ.

Insyaallah pertengahan April nanti bisa naik jadi 5,1 juta ton. Ini akan jadi capaian tertinggi Indonesia,” pungkasnya penuh keyakinan. “Dan ini bukan cuma untuk kita. Ini ikut berkontribusi menurunkan harga pangan dunia.”

Pesan yang disampaikan jelas. Kolaborasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Di tengah ancaman global, sinergi antara pemerintah dan kekuatan ekonomi para saudagar diharapkan bisa menjadi penopang yang kokoh.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar