Mediasi Sukses Redakan Ketegangan Sengketa Masjid di Barru

- Kamis, 26 Maret 2026 | 07:00 WIB
Mediasi Sukses Redakan Ketegangan Sengketa Masjid di Barru

Di sisi lain, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barru, Ahmad Jamaluddin, merasa perlu meluruskan narasi yang beredar. Ia membantah keras isu bahwa Barru adalah daerah intoleran.

Pernyataan senada datang dari seberang meja. Ketua Pengurus Masjid Nurut Tajdid, Suaib Arifin, juga mengajak semua pihak untuk tidak memperbesar masalah. “Mari kita jaga keharmonisan,” ajaknya singkat.

Mediasi ini dihadiri banyak pihak penting. Mulai dari jajaran Pemkab, Kemenag, hingga perwakilan TNI-Polri dan FKUB. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, tapi untuk memastikan situasi tetap kondusif dan proses hukum berjalan lancar.

Konflik ini sendiri berawal dari sebuah video viral. Dalam rekaman itu, terlihat penolakan terhadap jamaah Muhammadiyah yang hendak Salat Id di masjid tersebut pada Jumat, 20 Maret. Kabarnya, ada perbedaan waktu pelaksanaan Idulfitri dan klaim kepemilikan masjid yang saling silang. Dua hal itulah yang memicu gesekan, yang kemudian dengan cepat digiring menjadi isu intoleransi.

Menyikapi hal itu, aparat keamanan pun tak tinggal diam. Sebelum mediasi digelar, polisi bersama TNI dan pemerintah setempat sudah turun ke lokasi. Mereka berjaga, memastikan situasi tidak meluas dan tetap bisa dikendalikan.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar