LAMPUNG SELATAN – Menjelang puncak arus balik Lebaran 2026, suasana di sekitar Pelabuhan Bakauheni mulai dipersiapkan untuk menghadapi gelombang pemudik. PT ASDP Indonesia Ferry tak mau kecolongan. Mereka sudah menyiapkan skenario khusus, salah satunya dengan memberlakukan sistem penyaringan atau filtering kendaraan di sejumlah titik strategis, baik di ruas tol maupun jalan arteri.
Langkah ini diumumkan langsung oleh Direktur Utama PT ASDP, Heru Widodo, dalam sebuah konferensi pers di Pelabuhan Bakauheni, Selasa (24/3/2026). Tujuannya jelas: mencegah penumpukan kendaraan yang bisa berujung pada kemacetan parah di pelabuhan.
“Kita manfaatkan rest area-rest area di tol sebagai buffer zone atau sistem penunda,” jelas Heru.
Ia melanjutkan, titik-titik itu tak sekadar jadi tempat tunggu, tapi juga berfungsi untuk memfilter arus kendaraan yang menuju dermaga.
Nah, sistem filternya sendiri cukup unik. ASDP akan menggunakan stiker warna-warni sebagai penanda. Kategorinya sederhana. Kendaraan yang penumpangnya sudah memegang tiket kapal akan ditempeli stiker hijau. Mereka bisa melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan dengan lebih lancar.
Artikel Terkait
Mohamed Sahah Resmi Tinggalkan Liverpool Lewat Surat Terbuka yang Haru
Momentum Positif, Peluang 86%: Michael Carrick Kandidat Utama Kursi Pelatih Permanen MU
Enam Tewas dalam Kecelakaan Minibus di Majalengka
Klopp Tegaskan Rumor Pelatih Real Madrid Hanya Omong Kosong