Kemacetan Parah Landa Jalur Garut-Bandung, Polisi Terapkan Sistem Satu Arah

- Rabu, 25 Maret 2026 | 02:45 WIB
Kemacetan Parah Landa Jalur Garut-Bandung, Polisi Terapkan Sistem Satu Arah

Selasa (24/3/2026) kemarin, jalur utama penghubung Garut dan Bandung benar-benar ujian kesabaran. Sejak pagi buta, arus kendaraan dari arah perkotaan Garut sudah mengular pelan, padat merayap di sepanjang ruas provinsi yang melintasi Tarogong, Leles, hingga Kadungora. Kondisi ini berlangsung tak henti hingga senja mulai turun, dengan titik kemacetan paling parah terpusat di persimpangan jalan wilayah Kubang, Kecamatan Tarogong Kidul.

Antrean kendaraan memanjang di sana, membuat laju lalu lintas tersendat-sendat. Tiga arus kendaraan dari berbagai penjuru dari pusat kota Garut, dari Jalan Anwar Musaddad, dan dari kawasan wisata Cipanas semuanya bertemu dan berimpitan menuju satu tujuan: Bandung. Situasi ini langsung menarik perhatian petugas di lapangan.

"Betul sekali di jalur ini ada tiga arah kendaraan yang semuanya menuju Bandung,"

kata Kepala Posko Pengamanan Kubang, Ipda Marlina, seperti dilaporkan Antara.

Sejumlah kendaraan bermotor antre di kawasan persimpangan Kubang yang mengarah ke Bandung di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (24/3/2026). (ANTARA/Feri Purnama)

Menghadapi kemeriahan arus balik Lebaran itu, polisi dan instansi terkait pun turun tangan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memberlakukan sistem satu arah sepenggal jalan. Tujuannya jelas: menguras tumpukan kendaraan dari Garut yang hendak melanjutkan perjalanan ke Bandung.

Menurut Ipda Marlina, upaya itu ternyata cukup efektif. Setelah sistem satu arah dijalankan, arus lalu lintas di jalur utama Bandung-Garut perlahan mulai mencair dan kembali lancar.

"Kita melakukan sistem 'one way' sepenggal untuk mengatasi kemeriahan di jalur ini,"

jelasnya.

Namun begitu, kemacetan parah hari itu tak hanya terjadi di jalur itu saja. Laporan juga datang dari jalur nasional lintas Limbangan-Malangbong. Arus kendaraan dari arah timur menuju barat di sana pun dilaporkan padat dan tersendat, melengkapi gambaran sulitnya perjalanan mudik kembali usai Lebaran 2026.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags