Warriors Menang Dramatis atas Mavericks, Moses Moody Cedera Serius di Overtime

- Selasa, 24 Maret 2026 | 14:00 WIB
Warriors Menang Dramatis atas Mavericks, Moses Moody Cedera Serius di Overtime

Pertandingan di American Airlines Center tadi malam benar-benar tak terlupakan. Golden State Warriors dan Dallas Mavericks bertarung habis-habisan, duel ofensif yang sengit itu harus berlanjut ke babak overtime sebelum akhirnya ada pemenang. Tapi, kemenangan Warriors itu datang dengan harga yang mahal. Sangat mahal.

Di detik-detik akhir babak tambahan waktu, Moses Moody, salah satu pilar Warriors, terjatuh. Ia langsung memegangi lututnya, wajahnya mengerut kesakitan. Suasana hening seketika sebelum akhirnya ia ditandu keluar lapangan. Cedera itu tampak serius, dan langsung menggelapkan suasana kemenangan timnya.

Awal yang Dikuasai Dallas

Sejak bola pertama dilempar, Mavericks langsung mengambil alih. Mereka bermain cepat, tembakannya jitu. Dua kuarter pertama benar-benar milik mereka. Dukungan penuh fans di Dallas membuat semangat mereka makin membara, dan mereka berhasil membangun keunggulan sampai 15 poin. Warriors tampak kesulitan mencari celah.

Kebangkitan di Kuarter Penentu

Namun begitu, tim asuhan Steve Kerr dikenal punya nyali. Mereka tidak mati begitu saja. Memasuki kuarter keempat, permainan mereka berubah total. Pertahanan mengencang, serangan balik jadi lebih tajam. Mereka mencatatkan run 11-0 yang membalikkan keadaan! Momentum pun berpindah tangan. Dallas yang tadinya percaya diri, tiba-tiba kehilangan ritme.

Drama di Detik-detik Akhir

Padahal, Mavericks hampir saja kalah di waktu normal. Tapi Max Christie muncul sebagai penyelamat. Saat jarum jam tinggal menunjukkan 1 menit 16 detik, ia melepaskan tembakan tiga angka yang sempurna. Swish! Skor kembali imbang, memaksa pertandingan masuk ke babak overtime. Suara gemuruh memenuhi arena.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar