Jalan Sultan Hasanudin di Cibirung, Bekasi, biasanya ramai. Tapi Senin sore itu, sekitar pukul lima lewat, suasana mendadak tegang. Seorang warga tergeletak di aspal, korban sebuah kecelakaan. Nah, kebetulan sekali, iring-iringan patroli yang dipimpin langsung Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni, sedang melintas.
Melihat kejadian itu, sang Kapolres spontan memerintahkan rombongannya berhenti. Tanpa pikir panjang, ia turun dari mobil dan mendekati korban. Prioritasnya jelas: memastikan kondisi korban dan segera membawanya ke rumah sakit.
“Ibu Kapolres saat memimpin patroli menemukan adanya masyarakat yang jatuh akibat kecelakaan. Beliau langsung berhenti dan memeriksa kondisi korban secara personal, kemudian memerintahkan tim Dokkes untuk segera melakukan evakuasi medis ke RSUD guna mendapatkan perawatan intensif,”
Begitu penjelasan dr. Fanny Sari, Kasidokkes Polres Metro Bekasi, sehari setelah kejadian. Instruksi itu langsung ditindaklanjuti tim medis kepolisian yang kebetulan ikut dalam patroli.
Di bawah pengawasan Kapolres, dr. Resmi Suci bersama dua anggotanya, Brigadir Imam Abridin dan TKK Windita Prastika, sigap memberikan pertolongan pertama di tempat. Setelah kondisi korban cukup stabil untuk dipindahkan, mereka pun membawanya ke RSUD Kabupaten Bekasi. Prosesnya cepat, tidak sampai setengah jam sejak ditemukan.
Hasil pemeriksaan di rumah sakit cukup serius. Korban mengalami luka robek di dahi, ukurannya sekitar 5x2 cm. Bahu kirinya juga bermasalah, terasa nyeri dan ada indikasi krepitasi. Tim medis RSUD langsung menjahit lukanya dan memberikan terapi injeksi serta infus.
Untuk saat ini, korban harus dirawat inap dulu. Meski kesadarannya sudah penuh dan kondisi umumnya stabil, dokter masih ingin memastikan tidak ada cedera dalam yang tersembunyi. Rencananya, akan dilakukan CT Scan kepala dan rontgen bahu serta dada. Tindakan itu penting sebagai langkah pencegahan.
Kejadian ini, meski singkat, menunjukkan respons yang cepat di lapangan. Aksi spontan sang Kapolres mengubah rutinitas patroli menjadi operasi pertolongan nyata. Di sisi lain, koordinasi antara petugas di lapangan dan tim medis terlihat cukup solid, yang akhirnya memastikan korban mendapat penanganan sesegera mungkin.
Artikel Terkait
Polairud Polda Riau Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sosial di Pesisir Indragiri Hilir
Pemprov DKI Canangkan HUT ke-499 Jakarta di Rasuna Said, Ajak Warga Pilah Sampah
Badut Penjual Balon di Mojokerto Bunuh Mertua, Akui Gelisah karena Khawatirkan Nasib Anak Balita
Polrestabes Surabaya Bekuk 44 WNA Pelaku Penipuan Daring Internasional Bermodus Kantor Polisi Palsu