Veda Ega Pratama Raih Podium Moto3 Brazil Usai Strategi Cerdas di Balik Bendera Merah

- Senin, 23 Maret 2026 | 15:00 WIB
Veda Ega Pratama Raih Podium Moto3 Brazil Usai Strategi Cerdas di Balik Bendera Merah

Namun begitu memasuki delapan lap terakhir, strateginya terbukti. Sementara ban para rival mulai aus, ban Veda masih dalam kondisi prima. Dia pun seperti mendapat sayap, menyalip semua orang di depannya dengan relatif mudah dan akhirnya menang.

“Dia sangat cerdas membaca race. Tidak terburu-buru, tahu kapan waktunya menyerang,” begitu kira-kira pujian yang sering didengar untuknya usai balapan di Mugello.

Pelajaran dari Mugello Dibawa ke Brazil

Nah, rupanya strategi serupa coba dia terapkan di Brazil. Di balapan penuh yang direncanakan 24 lap, dia sengaja mengelola ritme. Melorot? Iya. Tapi dia tetap menjaga jarak agar tidak terlepas dari rombongan besar di depan.

Targetnya jelas: punya ban yang masih ‘hidup’ untuk serangan balik di 10 lap terakhir. Sayangnya, rencana itu buyar karena bendera merah berkibar di lap 14.

Tapi, Veda nampaknya tidak kehilangan akal. Restart yang hanya lima lap justru menjadi peluang emas. Para pesaing di depannya sudah menggunakan ban mereka lebih keras di 14 lap awal. Sementara Veda, yang lebih berhemat, punya keunggulan ban yang masih bagus.

Dengan aset itu, dia mengulangi manuver ala Mugello: menyalip dengan presisi. Sayang, waktu memang terlalu singkat. Lima lap tidak cukup untuk mengejar dua pembalap terdepan, Maximo Quiles dan Marco Morelli.

Meski begitu, podium ketiga di bawah bendera merah putih tetaplah sebuah prestasi yang gemilang. Veda Ega Pratama sekali lagi membuktikan, di balik kecepatan, yang tak kalah penting adalah kepintaran membaca situasi. Balap motor memang tak cuma soal gas pol.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar