Anggota DPR dari Berbagai Fraksi Gelar Mudik Gratis Jelang Lebaran 2026

- Senin, 16 Maret 2026 | 14:00 WIB
Anggota DPR dari Berbagai Fraksi Gelar Mudik Gratis Jelang Lebaran 2026

Jelang Lebaran 2026, suasana mudik mulai terasa. Yang menarik, sejumlah anggota DPR dari berbagai fraksi kembali menggelar program mudik gratis untuk masyarakat. Tujuannya sederhana: membantu para perantau pulang kampung dengan aman dan nyaman, tanpa perlu pusing memikirkan ongkos.

Di Kompleks Parlemen, Senayan, suasana ramai terlihat Minggu lalu. Putri Zulkifli Hasan, Ketua Fraksi PAN, bersama jajarannya melepas para peserta mudik. Program mereka bertajuk "Mudik Ceria PAN".

"Melalui program ini, kami ingin bantu masyarakat pulang kampung dengan lebih tenang," ujar Putri.

Ia menambahkan, semangatnya adalah "Bantu Rakyat Mudik Gratis". Menurutnya, minat masyarakat luar biasa besar. Bayangkan, sekitar 2,3 juta orang mengakses laman pendaftaran online yang disediakan. Tahun ini, program mereka menjangkau delapan provinsi, mencakup 28 kabupaten dan kota di Jawa dan Sumatera. Moda transportasinya beragam, ada kereta api dan bus, dengan semua biaya ditanggung partai.

Namun begitu, PAN bukan satu-satunya. Fauzi Amro, Wakil Ketua Komisi XI dari Fraksi NasDem, punya program serupa yang sudah jadi tradisi. Katanya, ini tahun ketujuh dia menginisiasi mudik bersama untuk perantau di wilayah Jabodetabek.

"Kegiatan mudik bersama ini sudah tahun ke-7. Tahun ini kami memberangkatkan kurang lebih 20 bus dengan tujuan Palembang, Lubuklinggau, Muratara, Bandung, Jogja, Solo, dan Surabaya," jelas Fauzi.

Bus-bus itu akan membawa hampir seribu pemudik. Antusiasme publik ternyata meledak. Pendaftar mencapai 2.500 orang, jauh melebihi kuota yang ada. Fauzi menyebut program ini didukung banyak pihak, mulai dari bank-bank Himbara seperti BRI dan Mandiri, sampai komunitas daerah dan mahasiswa yang turut mengurus kepanitiaan.

Di sisi lain, dari Sumatera Barat, ada program "Pulang Basamo" yang digawangi Andre Rosiade. Wakil Ketua Komisi VI ini kembali menggelar mudik gratis untuk perantau Minang. Skalanya cukup besar: 250 bus disiapkan untuk mengangkut ribuan orang.

Gelombang kedua saja, Minggu lalu, sudah memberangkatkan 150 bus dengan sekitar 6.000 pemudik. Andre bilang, program ini sudah empat tahun berjalan dan armadanya terus bertambah tiap tahun. Semua gratis, sebagai bentuk bantuan agar mereka bisa merayakan Lebaran bersama keluarga.

Andre juga punya catatan menarik tentang kontribusi perantau. Menurutnya, mereka punya peran ekonomi yang signifikan untuk daerah asal.

"Setiap tahun perantau Minang itu mengirimkan anggaran 20 triliun setiap tahun ke kampung halaman. Sehingga uang perantau Minang ini membantu pertumbuhan ekonomi Sumbar," pungkasnya.

Jadi, menjelang hari raya, geliat mudik tak hanya soal arus orang. Ada juga upaya-upaya politik praktis yang berusaha meringankan beban warga, sekaligus tentu saja, menyentuh hati para pemilih.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar