Elon Musk, sang CEO Tesla, dikabarkan sedang bersiap. Dalam hitungan hari tepatnya tujuh hari ke depan dia disebut-sebut akan meluncurkan proyek ambisius bernama "Terafab". Apa itu? Sebuah pabrik chip raksasa.
Gosip ini ramai beredar akhir pekan lalu. Rupanya, ini bukanlah wacana baru. Sudah setahun yang lalu Musk mengeluh di depan para pemegang saham. Katanya, kapasitas produksi chip yang ada saat ini masih jauh dari cukup untuk mendukung ambisi Tesla di bidang AI dan robotika.
Padahal, pemasok utama seperti TSMC dan Samsung sudah memberikan proyeksi yang optimistis. Tapi bagi Musk, tampaknya itu belum memuaskan. Dia bahkan sempat mempertimbangkan untuk menjajaki kerja sama dengan Intel. Namun, solusi jangka panjangnya tetap satu: Tesla harus punya pabrik sendiri.
"Kita perlu membangun Terafab," ujarnya kala itu.
Fasilitas yang dibayangkannya bukan main-main. Kapasitas awalnya ditargetkan bisa mencapai 100 ribu wafer silikon per bulan. Dan itu baru permulaan. Ada potensi peningkatan hingga sepuluh kali lipat, menyentuh angka 1 juta wafer per bulan. Sebagai gambaran, TSMC raksasa chip dunia saat ini memproduksi sekitar 1,42 juta wafer per bulan.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Fasilitas Militer AS di UEA, Balas Serangan di Selat Hormuz
Persib Hadapi Borneo FC dalam Laga Penentu Puncak Klasemen
Imsak Bogor Pagi Ini Pukul 04.33 WIB, Berikut Jadwal Salat Lengkap
KAI Tambah Titik Pemberhentian Kereta Mudik Lebaran di Stasiun Jatinegara