Remaja Makassar Gelar Patroli Sahur dengan Kostum Pengantin Adat

- Kamis, 12 Maret 2026 | 11:00 WIB
Remaja Makassar Gelar Patroli Sahur dengan Kostum Pengantin Adat

Makassar – Dini hari di bulan Ramadan punya ceritanya sendiri. Di Kota Makassar, suasana hebat itu justru datang dari sekelompok remaja. Mereka tak cuma membangunkan warga untuk sahur, tapi melakukannya dengan cara yang unik dan penuh warna.

Bayangkan, Anda terbangun oleh tabuhan drum dan sorak-sorai. Lalu, dari balik jendela, terlihat iring-iringan remaja berjalan kaki menyusuri gang sempit. Mereka mengenakan pakaian pengantin adat Makassar yang megah, lengkap dengan segala perniknya. Itulah patrol sahur yang digelar Tidung Mariolo Community.

Kostum Berganti, Semangat Tetap Sama

Setiap malam, rute mereka sama: menyisir jalan dan gang di Kampung Tidung Mariolo, Kelurahan Tidung. Tapi penampilannya selalu berubah. Kadang mereka berlagak seperti murid SD, lain waktu jadi 'mak-mak' berdaster, atau bahkan berperan sebagai dokter dan perawat. Malam ini, tema yang diusung adalah pengantin adat.

Dengan pelantang suara dan alat musik seadanya, lagu "Sahur-sahur ayo kita sahur" berkumandang. Warga yang terbangun seringkali tak cuma tersenyum. Mereka ikut membantu membangunkan tetangga sebelah, menciptakan efek domino kebangkitan yang riuh rendah.

"Tema pada dini hari ini adalah mengantar pengantin, kostum kita tiap hari berganti. Rutenya di sekitar Tidung Mariolo, masuk gang-gang,"

kata Naslan, salah satu anggota patrol, pada Kamis dini hari lalu.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar