IHSG Tembus 8.557 di Tengah Aksi Jor-joran Saham Bank dan Emiten Gas

- Rabu, 26 November 2025 | 12:06 WIB
IHSG Tembus 8.557 di Tengah Aksi Jor-joran Saham Bank dan Emiten Gas

Pasar saham sore ini ditutup dengan optimisme. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merangkak naik 35,503 poin (0,42 persen) ke level 8.557,389, mengamankan posisinya di zona hijau pada sesi pertama perdagangan, Rabu (26/11).

Sentimen positif ini juga menarik Indeks LQ45 yang bertambah 3,350 poin (0,39 persen) ke 860,512. Di dalam negeri, saham-saham yang menguat berjumlah 254, unggul dibandingkan 200 saham yang melemah. Sementara itu, 164 saham lainnya cenderung datar tanpa perubahan harga berarti.

Pergerakan di pasar terbilang cukup aktif. Catatan transaksi menunjukkan frekuensi perdagangan saham terjadi sebanyak 1.650.365 kali. Total volume yang beredar mencapai 32,215 miliar saham dengan nilai transaksi yang tak main-main: Rp14,595 triliun.

Lalu, saham apa saja yang jadi andalan? Beberapa emiten tampil gemilang dan menjadi penyumbang kenaikan indeks.

Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) melesat 54 poin (29,35 persen) ke level 238.

Puri Global Sukses Tbk (PURI) juga tak kalah perkasa, naik 90 poin (24,86 persen) ke 452.

Samator Indo Gas Tbk (AGII) ikut meroket 345 poin (24,82 persen) menuju 1.735.

Dan Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) mencatat kenaikan 18 poin (23,08 persen) ke posisi 96.

Namun begitu, ada sedikit ganjalan dari sisi mata uang. Mengutip data Bloomberg, rupiah justru tertekan terhadap dolar AS. Nilai tukarnya melemah 11,00 poin (0,07 persen) ke Rp 16.667 pada perdagangan siang ini.

Kondisi serupa terjadi di kawasan. Bursa saham Asia secara umum menunjukkan tren positif siang ini.

Indeks Nikkei 225 di Jepang melonjak cukup signifikan, naik 837,800 poin (1,72 persen) ke 249.496,898.

Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 118,779 poin (0,46 persen) ke 26.013,330.

Indeks SSE Composite di China bertambah 5,459 poin (0,14 persen) ke 3.875,759.

Dan Indeks Straits Times di Singapura naik 31,110 poin (0,69 persen) ke 4.516,740.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar