Babak kedua dimulai dengan kejutan. Chelsea merespons dengan cepat, tepatnya di menit ke-57. Enzo Fernandez, si pengumpul tadi, kini jadi pencetak gol. Ia memanfaatkan kesalahan fatal PSG saat mereka coba membangun serangan dari belakang. Skor kembali imbang, 2-2. Pertandingan semakin panas.
Di sisi lain, momentum ternyata tidak bertahan lama di kubu The Blues. PSG segera mengambil alih kendali. Vitinha-lah yang jadi pahlawan sesaat, memanfaatkan blunder kiper Jorgensen untuk membawa PSG unggul lagi, 3-2. Kesalahan itu seperti mengubah alur permainan.
Chelsea sempat berharap. Di menit ke-80, Joao Pedro berhasil menceploskan bola ke gawang. Sorak suporter mereka langsung meredup ketika bendera offside berkibar. Nasib serupa dialami Lee Kang In di menit akhir; golnya juga dianulir dengan alasan yang sama.
Memasuki sepuluh menit terakhir, PSG memastikan kemenangan. Kvaratskhelia, yang permainannya makin menggila, melepaskan tembakan keras yang tak lagi bisa dihalau Jorgensen. 4-2. Dan di injury time, sang pemain lagi-lagi yang menutup pesta. Ia menyambut umpan matang Achraf Hakimi dan menuntaskan pertandingan dengan angka 5-2.
Kemenangan meyakinkan ini memberi PSG modal besar untuk leg kedua di Stamford Bridge. Lebih dari itu, mereka mengirim pesan keras kepada semua pesaing: sang juara bertahan masih sangat berbahaya dan siap mempertahankan mahkotanya.
Artikel Terkait
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Sebut Kondisi Keamanan dan Politik Tak Memungkinkan
BMKG Imbau Waspada Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Sebagian Besar Sulsel
Israel Lancarkan Serangan Besar ke Basis Hizbullah di Beirut, Balasan Roket Mendarat di Utara
Valverde Cetak Hattrick, Real Madrid Hancurkan Manchester City 3-0 di Liga Champions