Nah, soal jadwal produksi "Macan Betina dari Timur", Sony F. Rimba memberi gambaran. "Setelah Lebaran, proses produksi akan diawali dengan tahapan pemilihan pemain," ujarnya.
Pernyataan itu dibenarkan oleh Hamka Pradifta selaku line producer. Menurutnya, akan digelar open casting di Makassar dan Palopo untuk mencari bakat-bakat baru.
"Setelah itu team kami akan hunting lokasi di Kota Palopo, Belopa, Masamba, Malili, Parepare, dan Kota Makassar," tambah Hamka.
Di balik semua persiapan teknis, ada misi yang lebih mendalam. Sarma Hadeang menegaskan, film ini dibuat bukan sekadar tontonan. Tujuannya jelas: menanamkan dan melestarikan nilai-nilai perjuangan Opu Daeng Risadju kepada generasi muda. Agar sejarah lokal tak lekang oleh waktu, tak terlupakan begitu saja.
Jika semua berjalan sesuai rencana, "Macan Betina dari Timur" akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia. Termasuk, tentu saja, di jaringan XXI dan Platinum XXI yang ada di Kota Palopo. Sebuah langkah besar untuk mengangkat cerita heroik dari Timur.
Artikel Terkait
Prakiraan Hujan Ringan Dominan di Sulsel Besok, Waspada Angin Kencang
Kiai Syukron: Prabowo Jangan Mundur, Pemberantasan Korupsi Seperti Tabrak Karang
Partai Gema Bangsa Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Desak Pemerintah Ambil Langkah Diplomasi
Polrestabes Makassar Perketat Pengamanan Ramadan, Larang Sahur on The Road