Sejarah Premier League: Empat Laga Berakhir 2-1 dalam Satu Hari

- Senin, 02 Maret 2026 | 15:50 WIB
Sejarah Premier League: Empat Laga Berakhir 2-1 dalam Satu Hari

LONDON – Emirates Stadium malam itu menyaksikan sebuah kemenangan penting bagi Arsenal. Tapi, lebih dari sekadar tiga poin, hasil laga kontra Chelsea itu rupanya menciptakan sebuah keanehan statistik yang langka dalam buku sejarah Premier League. Arsenal menang 2-1, dan itu ternyata bukan satu-satunya.

Gol William Saliba dan Jurrien Timber menjadi penentu kemenangan The Gunners. Chelsea sempat menyamakan kedudukan di babak pertama lewat gol bunuh diri Piero Hincapie. Hasil ini, tentu saja, sangat berarti. Posisi Arsenal di puncak klasemen kini makin kokoh, unggul lima poin dari Manchester City. Momentum mereka terjaga.

Namun begitu, keanehan baru terlihat setelah laga-laga lain selesai. Ternyata, skor 2-1 seperti jadi tema utama hari itu. Brighton menang 2-1 atas Nottingham Forest. Fulham juga mengalahkan Tottenham dengan skor serupa. Bahkan di Old Trafford, Manchester United menang tipis 2-1 atas Crystal Palace.

Jadi, ada empat pertandingan dengan hasil akhir yang identik. Menurut penulis sepak bola Andrew Beasley, ini adalah kali pertama dalam sejarah panjang Premier League hal semacam itu terjadi.

“Ini adalah hari pertama dalam sejarah Premier League yang menampilkan setidaknya empat pertandingan yang semuanya berakhir dengan skor yang sama,” tulis Beasley.

Benar-benar momen langka. Sebagai perbandingan, dulu di tahun 1995 pernah ada hari di mana lima dari delapan laga berakhir 1-1. Tapi untuk skor 2-1 sebanyak ini? Baru kali ini.

Di sisi lain, Mikel Arteta tentu saja lebih fokus pada performa anak asuhnya. Pelatih Arsenal itu terlihat puas, wajahnya penuh senyum usai laga. Baginya, kemenangan ini adalah buah dari kerja keras tim.

“Sangat, sangat senang,” ujar Arteta.

“Para pemain menampilkan performa luar biasa dan memberikan begitu banyak dalam pertandingan ini. Setelah kemenangan besar atas Spurs, ini bahkan level kesulitan yang berbeda.”

Arteta juga menyoroti dinamika permainan, terutama saat Chelsea bermain dengan sepuluh pemain. Situasinya berubah, tapi timnya bisa menyesuaikan.

“Melawan 10 pemain, saya mengharapkan pertandingan yang berbeda. Lihat kualitas di lapangan, luar biasa, tetapi bola mati tetap menjadi pembeda. Mereka sangat bagus dalam situasi itu, dan kami juga sangat bagus.”

Perjalanan masih panjang. Arsenal tak punya waktu lama untuk berpuas diri. Rabu malam nanti, mereka sudah harus bertandang ke AMEX Stadium untuk berjumpa dengan Brighton & Hove Albion. Tantangan baru sudah menunggu.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar