Jadi, kerusakannya bersifat setempat, bukan meluas. Tapi ya, tetap saja mengganggu bagi pengendara yang melintas.
Di sisi lain, cuaca yang belum bersahabat ini juga jadi kendala besar. Hujan yang masih sering turun membuat mereka belum bisa melakukan pengaspalan ulang secara menyeluruh. Kalau dipaksakan, hasilnya malah tidak akan bagus. Aspal yang dikerjakan dalam kondisi basah jelas rawan rusak lagi.
Andi Ihsan memastikan, penanganan darurat sudah dilakukan. "Malam ini penanganan sementara berlangsung di lapangan," jelasnya.
"Intinya, setiap kerusakan akan segera dibenahi sesuai standar yang dipersyaratkan dalam spesifikasi teknis Bina Marga," tambahnya.
Secara keseluruhan, proyek perbaikan jalan ini disebut tetap berjalan sesuai rencana. Proyek Multiyears Contract atau MYC Paket 1 itu diklaim masih mengikuti jadwal kerja yang sudah ditetapkan untuk tahun anggaran ini. Tinggal tunggu cuaca mendukung, perbaikan menyeluruh baru bisa dilaksanakan.
Artikel Terkait
Kapolri Lantik Brigjen Totok Suharyanto Pimpin Kakortas Tipidkor
Musisi AS Tuduh Serangan ke Iran sebagai Pengalihan dari Skandal Epstein
Pemimpin Tertinggi Iran Unggah Ayat Al-Quran, Bantah Klaim Kematian dari AS
BMKG Makassar Peringatkan Potensi Hujan Ringan dan Angin Kencang di Sulsel