Buriram, Thailand – Kontrasnya terasa begitu tajam di Chang International Circuit. Di satu sisi, ada dominasi yang nyaris sempurna dari Aprilia. Di sisi lain, Ducati justru terpuruk. Itulah gambaran kualifikasi MotoGP Thailand 2026 yang berlangsung tegang, Sabtu (28/2/2026).
Marco Bezzecchi, sang pebalap Aprilia, tampil luar biasa. Di bawah tekanan sengit, dia berhasil mengunci pole position. Yang menarik, prestasi ini diraih meski dia sempat terjatuh di menit-menit akhir sesi kualifikasi.
Namun begitu, cerita untuk juara dunia bertahan, Francesco Bagnaia, sungguh berbeda. Sang pembalap Ducati itu harus menelan pil pahit. Gagal lolos ke Q2, dia terpaksa akan start dari posisi ke-13 pada balapan utama besok.
Drama di Q1: Momentum Bagnaia Pupus
Semua masalah Bagnaia berawal di sesi Q1 yang penuh tekanan. Performanya kurang mulus. Dua kali dia melebar di Tikungan 3, dan kehilangan ritme di sektor-sektor teknis lainnya. Hasilnya? Posisi ketiga.
Drama makin menjadi ketika Franco Morbidelli terjatuh. Bendera kuning langsung dikibarkan, mengacaukan semua rencana. Momentum lap terakhir Bagnaia pun pupus begitu saja.
“Sangat mengecewakan,” mungkin itu yang ada di benaknya. Dua tiket ke Q2 akhirnya diambil oleh Raul Fernandez dan Morbidelli sendiri, yang mobilnya sempat terlibat insiden.
Di barisan belakang, rookie LCR Honda, Diogo Moreira, akan start dari P15 mengungguli Fabio Quartararo. Sementara Toprak Razgatlioglu dengan Prima Pramac Yamahanya harus puas di grid ke-21. Beban Ducati untuk balapan utama jelas semakin berat.
Artikel Terkait
Kapolresta Sleman Didemosi Usai Sidang Disiplin Internal
Sarifah Suraidah, Istri Gubernur Kaltim, Catat Kekayaan Rp166,5 Miliar di LHKPN
Kekecewaan Cinta Diduga Jadi Pemicu Penganiayaan Mahasiswi UIN Suska Riau
43 WNI di Afghanistan Dinyatakan Aman Meski Konflik dengan Pakistan Memanas