.CO.ID, JAKARTA Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 tinggal hitungan hari. Tapi di Kemayoran, suasana masih sepi pengumuman. Dua nama yang terus-menerus disebut, Ivar Jenner dan Ricky Kambuaya, masih menggantung. Hanya rumor, tanpa kepastian yang jelas.
Kepergian Alan Cardoso pekan ini tentu saja mengubah suasana. Bek sayap asal Brasil itu dilepas, membuka slot kosong di skuad. Tapi posisinya di kiri belakang sudah diisi Shayne Pattynama. Nah, di sinilah masalahnya. Fokus kini beralih ke lini tengah, area yang justru sedang bermasalah bagi Persija.
“Persija dan Alan Cardoso resmi menutup lembar kebersamaan. Kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kontrak kerja sama di paruh musim Super League 2025/2026,” begitu bunyi pernyataan resmi di Instagram klub.
Lepasnya Cardoso memang menyesuaikan kuota pemain asing, setelah kedatangan Alaaeddine Ajaraie dan Paulo Ricardo. Tapi yang jadi pertanyaan besar: siapa yang akan mengisi kekosongan di lini tengah yang sudah terlihat rapuh?
Beberapa laga terakhir memperlihatkan betapa Persija krisis gelandang. Hanif Sjahbandi, Van Basty Sousa, Fabio Calonego silih berganti absen. Cedera dan masalah kebugaran membuat kedalaman skuad menipis di saat yang paling krusial. Mauricio Souza pasti pusing.
Dalam situasi genting inilah, dua nama besar Timnas Indonesia kembali mencuat: Ivar Jenner dan Ricky Kambuaya. Isu tentang Jenner terutama yang paling panas. Statusnya "free agent" setelah dipastikan tidak lagi masuk rencana Jong Utrecht. Pelatih Ron Jans sendiri yang mengonfirmasi.
Indikasinya makin kuat dari media sosial. Jenner sempat follow akun Instagram Persija, lalu unfollow. Dia juga berkomentar di postingan kedatangan Pattynama. Bahkan, Rizky Ridho sampai ikut menggoda.
“Gimana info Ivar Jenner tum?,” tulis kapten Persija itu kepada Ketum Jakmania, Diky Soemarno, disertai emoji ketawa.
Tapi di balik hiruk-pikuk itu, manajemen bersikap dingin. Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, dengan tegas menyatakan belum ada komunikasi lanjut dengan pihak Jenner. Jadi, semua masih di awang-awang.
Lalu ada Ricky Kambuaya. Kapten Dewa United ini juga beberapa kali bikin penasaran. Di unggahan Rizky Ridho yang merayakan kemenangan atas Madura United, Kambuaya kasih komentar pakai emoji api dan simbol cinta. Sebelumnya, dia juga pernah balas komentar warganet yang nyeletuk "Persija Jakarta" dengan emoji "raising hands".
Sinyal-sinyal itu tentu memicu spekulasi. Tapi sekali lagi, belum ada yang keluar dari meja perundingan. Baik Persija, Dewa United, maupun pemain bersangkutan, masih tutup mulut rapat-rapat.
Waktu tinggal seminggu. Tekanan dari publik dan tuntutan kompetisi makin besar. Mendatangkan gelandang berkualitas bukan lagi sekadar opsi, tapi kebutuhan mendesak. Tanpa itu, risiko menjalani sisa musim dengan lini tengah yang timpang sangat nyata.
Sepak bola Indonesia kini menunggu. Jika Persija berhasil memboyong salah satu atau malah keduanya daya gedur Macan Kemayoran di paruh kedua musim pasti akan berbeda. Tapi kalau gagal? Ya, bersiaplah untuk drama yang lebih panjang. (zak/)
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares