Sebanyak 26 pemain dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Futsal Indonesia menuju Spanyol 2026, namun hanya 16 nama yang akan diberangkatkan ke Eropa. Seleksi ketat ini menjadi bagian dari persiapan jangka panjang yang dirancang Federasi Futsal Indonesia (FFI) untuk meningkatkan daya saing tim di level internasional.
Pelatih kepala Héctor Souto akan memantau secara detail performa, kondisi fisik, serta kebutuhan taktik setiap pemain sebelum menentukan skuad final. Tahapan seleksi tidak langsung mengerucut ke 16 orang. Dari 26 nama awal, tim pelatih terlebih dahulu akan memilih 19 pemain, kemudian kembali menyaringnya menjadi 16 pemain inti yang berangkat ke Spanyol.
Pengumuman 19 pemain yang lolos seleksi awal dijadwalkan pada 13 Juli 2026. Setelah itu, proses pematangan skuad terus berlangsung hingga menjelang keberangkatan resmi ke Eropa.
Program pemusatan latihan dimulai di Jakarta pada 27 Juli 2026. Sesi latihan kemudian berlanjut di Spanyol hingga 23 Agustus 2026. Selama di sana, Timnas Futsal Indonesia akan menjalani rangkaian uji coba melawan klub-klub kuat dari Divisi Utama Spanyol, seperti O Parrulo Ferrol FS, Palma Futsal, dan Noia Portus Apostoli.
Rangkaian uji coba ini menjadi bagian penting untuk mengukur kualitas permainan Indonesia di level internasional. Setelah TC selesai, seluruh pemain dijadwalkan kembali ke Jakarta pada 24 September 2026, dan selanjutnya kembali ke klub masing-masing untuk melanjutkan kompetisi domestik.
Dari 26 nama yang dipanggil, terdapat sejumlah pemain dari klub-klub besar Liga Futsal Indonesia, seperti Bintang Timur Surabaya, Black Steel FC, Cosmo JNE FC, hingga Pangsuma FC. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah pivot Black Steel FC, Evan Soumilena. Ia tetap dipanggil meski masih dalam masa pemulihan cedera. Tim pelatih akan memantau kondisinya secara intensif untuk memastikan kesiapan fisik sebelum menentukan apakah ia masuk dalam skuad final.
Héctor Souto menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan performa, kondisi fisik, dan kebutuhan taktik tim. “Terima kasih kepada seluruh klub atas kolaborasi dan kontribusi untuk Timnas Futsal Indonesia,” ujarnya.
Program ini menjadi salah satu persiapan penting Timnas Futsal Indonesia dalam meningkatkan level permainan sebelum menghadapi agenda internasional berikutnya.
Artikel Terkait
Dua Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar Macau Open 2026, Satu Pasangan Tersingkir
Inter Milan Ajukan Tawaran Rp395 Miliar untuk Gelandang Liverpool Curtis Jones
Tanjung Verde Catat Rekor Langka di Piala Dunia: Hanya Satu Pelanggaran Saat Tahan Imbang Spanyol
Manchester United Wajib Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Felix Nmecha, Real Madrid Jadi Pesaing Berat