Keong Rebus Jadi Primadona Buka Puasa di Banyumas, Penjualan Melonjak Drastis

- Jumat, 27 Februari 2026 | 15:50 WIB
Keong Rebus Jadi Primadona Buka Puasa di Banyumas, Penjualan Melonjak Drastis

Di sisi lain, para penjual pun senang melihat animo masyarakat. Dani Alfri Zulkar, salah satu pedagang, mengaku penjualannya melonjak drastis selama bulan puasa.

“Direbus 5-6 jam biar tekstur sama rasa rempahnya meresap dan daging keongnya jadi empuk,”

jelas Dani soal rahasia di balik kelezatan hidangannya.

Dani menyebut, dalam sehari dia bisa menghabiskan stok keong matang hingga 100 kilogram. Angka yang fantastis, mengingat di hari-hari biasa penjualannya cuma sekitar 20 sampai 30 kilogram saja. Faktor harga mungkin jadi salah satu pendorongnya. Dengan Rp60.000 per kilogram, warga bisa menikmati kuliner unik yang rasanya memang nendang ini.

Jadi, jangan heran kalau suasana ramai dan antrean panjang jadi pemandangan khas di sana setiap sore. Keong sawah rebus telah menjelma jadi ikon buka puasa yang ditunggu-tunggu, tahun demi tahun.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar