Kreator Konten di Gowa Didenda Rp1 Miliar karena Siarkan Ilegal BYON Combat

- Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00 WIB
Kreator Konten di Gowa Didenda Rp1 Miliar karena Siarkan Ilegal BYON Combat

Ia menjelaskan, sistem tayangan berbayar itu justru dirancang untuk menghidupi atlet dan menjamin industri olahraga tarung ini tetap berjalan. Tanpa dukungan itu, semuanya bisa runtuh.

Di sisi lain, tindakan hukum yang diambil ini bukan cuma soal efek jera. Cellos bilang, ini juga bentuk edukasi untuk publik. Industri olahraga yang mengandalkan hak siar eksklusif memang sangat rapuh. Satu pelanggaran bisa berakibat luas.

Pelanggaran hak cipta seperti ini jelas ada konsekuensinya. Sanksi pidana atau denda besar sudah diatur dalam undang-undang. Harapannya, kasus ini jadi pelajaran.

Masyarakat diingatkan untuk lebih bijak. Mengakses dan membagikan konten digital, apalagi yang berbayar dan dilindungi hukum, tidak bisa sembarangan. Masa depan industri kreatif dan olahraga, sedikit banyak, ada di tangan penontonnya juga.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar