Di sisi lain, pendiri yayasan, H Ahmad Surur, membeberkan rencana ke depan. Tahun ini, perusahaan akan memberangkatkan 196 jamaah yang berasal dari tujuh sektor nasional. Cakupannya luas: Makassar, Jakarta, Kendari, Balikpapan, Solo, Lampung, sampai Semarang.
"Jamaah akan kami berikan fasilitas terbaik. Untuk akomodasi, ada Hotel Pullman Zamzam di Makkah dan Millennium Aqeeq di Madinah. Penerbangannya langsung dengan Garuda Indonesia," jelasnya.
Tak cuma itu, ada sejumlah peningkatan layanan yang coba dihadirkan dibanding musim haji sebelumnya.
Jamaah, misalnya, akan menempati tenda VIP di Mina, tepatnya di Maktab 111. Lokasinya strategis dan terdekat dengan area pelontaran jumrah, yang tentu sangat memudahkan. Patria Wisata juga menanggung pembayaran dam untuk jemaah. Fasilitas transit di Jakarta pun ditingkatkan ke Hotel Anara Bandara, demi kenyamanan optimal sebelum penerbangan panjang.
Pada akhirnya, bagi Patria Wisata, musim haji tahun ini lebih dari sekadar urusan operasional logistik. Ini adalah bukti nyata komitmen mereka dalam menjaga amanah, di tengah dinamika regulasi yang terus bergerak. Profesionalitas dan kualitas pelayanan menjadi harga mati.
"Pengalaman kami lebih dari dua puluh tahun. Itu jadi modal untuk terus berupaya memberikan yang terbaik. Goalnya jelas: memastikan setiap jamaah bisa menunaikan ibadah dengan aman, nyaman, dan tentu saja, khusyuk," tutup pengusaha kelahiran Pompanua, Ajangale, tersebut. (kar)
Artikel Terkait
Makassar Berpotensi Hujan Ringan Siang Ini, Suhu Capai 34 Derajat Celsius
Pertamina Enduro Juara Proliga Usai Drama Lima Set Melawan PLN
Stuttgart Hajar Hamburg 4-0 dalam Dominasi Mutlak di Bundesliga
Satgas Cartenz 2026 Ungkap Ladang Ganja 226 Batang di Pegunungan Bintang